Tampilkan postingan dengan label Motivasi Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Kerja. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Agustus 2015

Motivasi Pagi Tentang Kurma

- 0 komentar

Belajar Dari Petani Kurma

Petani di Timur Tengah Menanam biji kurma ke dalam lubang pasir lalu ditutup dengan batu. Mengapa biji itu harus ditutup batu?  Ternyata, batu itu akan memaksa pohon kurma berjuang untuk tumbuh ke atas. Justru karena pertumbuhan batang mengalami hambatan, hal tersebut membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal.

Setelah akarnya menjadi kuat, barulah biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yang menekan di atasnya. "Ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah."


Bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa? Sekarang kita tahu mengapa Alloh kerap mengizinkan tekanan hidup datang. Bukan untuk melemahkan dan menghancurkan kita, sebaliknya Alloh mengizinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita berakar semakin kuat.

Tidak sekadar bertahan, tapi ada waktunya benih yang sudah mengakar kuat itu akan menjebol "batu masalah" yang selama ini menekan. Kita pun keluar menjadi pemenang kehidupan.

Alloh mendesain kita seperti pohon kurma. Sebab itu jadilah tangguh, kuat dan tegar menghadapi beratnya kehidupan. Milikilah cara pandang positif bahwa tekanan hidup tidak akan pernah bisa melemahkan, justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi para pemenang kehidupan.
Kisah pohon kuma
[Continue reading...]

Rabu, 26 Agustus 2015

Kisah Motivasi Bill Gates (Part 2-habis)

- 0 komentar
Setelah kita membaca kisah perjuangan Bill Gates bersama rekannya ketika masih remaja seperti yang terdapat di post sebelumnya yakni pada Kisah Motivasi Bil Gates (part 1). Kini kita akan melanjutkan kisahnya di Part 2 berikut ini.

Bill Gates meninggalkan Harvard demi mengejar impian


Ketika ia bosan dengan Harvard, Gates melamar pekerjaan yang berhubungan dengan kompueter di daerah Boston. Gates mendorong Paul Allen untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-Well agar keduanya dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan perangkat lunak.


Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yakni gambar computer mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (Komputer kecil ini menjadi cikal bakal PC di kemudian hari). Allen menemui Gates dan membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil sederhana itu. Allen mengajak Bill untuk mendirikan sebuah perusahaan.

Kedua sahabat itu bergegas ke sebuah computer Harvard untuk menulis sebuah adaptasi dari program bahasa BASIC. Gates dan Allen percaya bahwa computer kecil itu dapat melakukan keajaiban. Dari sana pula mereka mempunyai mimpi, tersedianya sebuah computer di setiap meja tulis dan di setiap rumah tangga. Semangat mereka tidak percuma. Berawal dari computer kecil itulah yang menjadi mode dari segala macam komputansi. Dan sekarang Anda bisa lihat bahwa PC telah benar-benar menjadi alat zaman informasi. Hampir setiap orang mengenal Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia saat ini.

Tiada ketekunan yang yang tidak membawa hasil…
Orang yang sukses adalah orang yang memiliki mimpi dan keyakinan bahwa mimpi itu akan dapat terjadi berapapun harga yang harus ia bayar…
[Continue reading...]

Minggu, 23 Agustus 2015

Kisah Dua Serigala

- 0 komentar
Ada dua ekor serigala di hutan rimba, serigala B menantang serigala A untuk menangkap seekor kelinci yang sedang makan wortel, tak jauh dari tempat mereka berdiri, “Ayo serigala A, kamu bisakah menangkap kelinci itu?”

“Ah itu mudah sekali, lihat saja!” jawab serigala A, dengan cepat dia melompat ke arah kelinci tersebut dan berlari mengejarnya.

Motivasi pagi: kisah dua serigala

Tetapi kelinci yang melihat serigala tersebut, langsung lari ketakutan, tanpa pikir panjang wortel yang masih dikunyahnya dilemparkan ke arah serigala itu. “Bruakkkk!!”

Kerana serigala adalah binatang yang sangat kuat, maka wortel kecil yang mengenai kepalanya itu tidaklah terasa. Serigala itu tetap mengejar kelinci, 1 menit, 2 menit, 3 menit sampai 5 menit. Serigala itu belum bisa menangkap kelinci kerana kelinci  itu larinya kencang sekali.

Serigala itupun kelelahan dan berhenti. Dengan perasaan yang sangat malu, dia menunduk berjalan dan kembali ke serigala B. Setelah sampai di serigala B, serigala B itupun bertanya, “Bagaimana? Apakah kamu bisa menangkapnya?”

Serigala A hanya menggelengkan kepalanya yang masih tertunduk. Serigala B berkata:”Kamu tahu, mengapa kamu tidak bisa menangkap kelinci itu? Kamu salah, kamu tidak serius. Kamu berlari mengjar kelinci itu hanya untuk pamer, sedangkan kelinci itu berlari untuk nyawanya.”

Pesan


Mungkin kita tertawa mendengar kisah ini, betapa bodohnya seekor serigala yang seharusnya dapat berlari kencang, tetapi tidak dapat menangkap seekor  kelinci. Dalam hal ini, kita dapat mengambil pelajaran dari serigala tersebut. Untuk orang yang sudah bekerja, mungkin anda merasa, anda sangat lelah. Anda lelah dengan pekerjaan anda, merasa bosan, merasa tidak ada kemajuan sama sekali dalam pekerjaan anda. Itu disebabkan anda tidak serius dengan pekerjaan anda. 

Cubalah pikirkan kembali, apa sebenarnya anda bekerja? Apakah pekerjaan anda yang sekarang sudah cocok dengan bidang atau sesuai passion anda? Terkadang ada orang yang bekerja kerana tuntutan orang tua agar mencari uang sendiri. Kadang ada juga orang bekerja kerana mereka merasa ‘harus’ bekerja untuk membantu orang tua menghidupi keluarga. Ada juga orang yang bekerja kerana untuk dapat pamer pada teman-temannya, pada sanak family bahwa dia sudah bekerja. 

Bekerja tidaklah salah, tetapi jika pekerjaan dilakukan dengan tidak serius maka anda akan merasa bosan, merasa cepat lelah. Lain halnya jika kerana anda benar-benar menyukai pekerjaan tersebut dan sesuai dengan passion anda. Anda akan enggan berhenti bekerja. Setiap pagi penuh dengan semangat, penuh dengan motivasi, terbangun dengan wajah berseri-seri. Jadi, apa tujuan anda bekerja? Jawaban ada di tangan anda.

[Continue reading...]

Selasa, 19 Mei 2015

Kisah Pemuda dan Sumur

- 0 komentar

Rawatlah "sumur"

Suatu ketika ada seorang pemuda yang marah-marah di atas sumur depan rumahnya. Ia mengumpat dengan keras di dekat sumurnya.
Setiap kali orang lewat di dekat sumur tersebut, sang pemuda langsung saja menceritakan kejelekan si sumur yang airnya keruhlah, jumlah airnya kurang saat musim kemarau dan kejelekan2 yang lain.
Puncaknya karena amarah yang tidak terbendung, ia meludah kedalam sumur tersebut.

Cerita Sumur

Pada saat bersamaan, lewatlah seorang bijaksana. melihat kejadian itu dgn lemah lembut ia berkata sambil tersenyum" wahai pemuda, sadarilah tidak selalu sumur itu airnya jernih, jumlah airnya banyak. ia juga pasti mengalami air yang keruh saat musim penghujan.
Kurangnya jumlah air saat musim kemarau, itu wajar, jika memang sumur itu masih mampu memberikan air yang engkau gunakan buat minum dan keperluan sehari2 janganlah engkau meludah didalamnya, karena yakinlah itu malah memperkeruh airnya.
Sebaiknya engkau berperan juga menjaga sang sumur agar airnya tetap jernih dan jumlahnya semakin meningkat setiap saat".

Pesan

Saudara-sahabatku semua seringkali ketika kita tidak puas dengan kebijakan dan kondisi perusahaan tempat kita bekerja, kita segera marah, bekerja asal-asalan, menghasut rekan-rekan kerja bahkan tanpa segan kita menjelek2an perusahaan ke orang lain.
Tahukah sdr/sahabatku, sejatinya itu sama dengan "meludah disumur yang airnya kita sendiri meminumnya".
Jika memang sdh tidak "kerasan" lebih baik keluar dari pada menjadi bom waktu.
Untuk itu mulai sekarang, lebihlah peduli dgn kondisi perusahaan kita, bekerjalah dgn keras, cerdas, tuntas dan ikhlas utk kemajuan perusahaan. Sertakan doa doa terbaik utk perusahaan dalàm ibadah kita.
Semoga Bermanfaat
[Continue reading...]
 
Copyright © . Motivasi 99 - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger